Saturday, January 26, 2013

Setting Ruler Firewall Pada Monowall Router

Salah satu fungsi router adalah memberikan hak akses pada client, dan kali ini saya mencoba menuliskan hasil dari implementasi menggunakan router m0n0wall, yaitu bagaimana melakukan setting di Ruler Firewall M0n0wall untuk mengatur hak akses client dalam mengakses internet. Lihat gambar list Ruler yang saya buat,
Penjelasannya adalah sebagai berikut:
  • List 1: Memberikan hak akses penuh kepada client dengan IP Address 10.0.10.33
  • List 2: Memberikan hak akses untuk mengakses terbatas pada protokol TCP dan UDP menggunakan semua port yang mendukung kedua protokol tersebut pada client dengan IP Address 10.0.10.34 dan aktifitasnya yercatat di Log
  • List 3: Memberikan hak akses untuk mengakses terbatas pada protokol TCP dan UDP menggunakan semua port yang mendukung kedua protokol tersebut pada client dengan IP Address 10.0.10.35
  • List 4: Memberikan hak akses untuk mengakses terbatas pada protokol TCP dan UDP menggunakan semua port yang mendukung kedua protokol tersebut pada client dengan IP Address 10.0.10.36
  • List 5: Memberikan hak akses untuk mengakses terbatas pada protokol TCP dan UDP menggunakan semua port yang mendukung kedua protokol tersebut pada client dengan IP Address 10.0.10.37
  • List 6: Mereject aktifitas client 10.0.10.31 ketika mengakses semua port pada protokol TCP
  • List 7: Memberikan hak akses untuk mengakses terbatas pada protokol TCP dan UDP menggunakan semua port yang mendukung kedua protokol tersebut pada client dengan IP Address 10.0.10.25 - opsi di nonaktifkan
  • List 8: Mereject aktifitas client di jaringan yang list-nya berada di bawah opsi ini, untuk mengakses IP 66.220.144.0/20 menggunakan port pada protokol TCP (Block akses ke situs facebook.com IP 66.220.144.0/20)
  • List 9: Mereject aktifitas client di jaringan yang list-nya berada di bawah opsi ini, untuk mengakses IPs 69.63.176.0/20 menggunakan port pada protokol TCP (Block akses ke situs facebook.com IP 69.63.176.0/20)
  • List 10: Mereject aktifitas client di jaringan yang list-nya berada di bawah opsi ini, untuk mengakses IP 66.102.0.0/20 menggunakan port pada protokol TCP (Block akses ke situs google.com) - opsi di nonaktifkan
  • List 11: Memberikan hak akses untuk mengakses terbatas pada protokol TCP dan UDP menggunakan semua port yang mendukung kedua protokol tersebut pada semua client yang terhubung di LAN yang sama dengan router
Dari keterangan list diatas dapat disimpulkan sebagai berikut:
  1. Client dengan IP 10.0.10.33 bebas mengakses internet dan akses lain menggunakan semua protokol (list 1)
  2. Client dengan IP 10.0.10.34, 10.0.10.35, 10.0.10.36, 10.0.10.37 bebas mengakses internet menggunakan protokol TCP dan UDP (list 2-5)
  3. Semua client di LAN dapat mengakses internet (list 11) kecuali client IP 10.0.10.31 (list 6) tetapi tidak dapat mengakses situs facebook.com (list 8 dan 9)
Gambar berikut adalah form untuk edit settingan list ruler

Monowall Captive Portal

Yups...! perlu anda tahu dulu, apa itu Captive Portal? Captive Portal adalah autentifikasi user untuk melakukan browsing internet menggunakan web browser. Lebih jelasnya begini, client yang akan mengakses internet dengan web browser harus terdaftar sebagai user, dan ketika akan mengakses internet menggunakan web browser, client tersebut akan di arahkan ke halaman web yang disiapkan untuk melakukan autentifikasi user dan password yang telah terdaftar sebelum client diperbolehkan mengakses internet Sehingga Captive Portal ini sangat cocok untuk diterapkan di cafe atau kampus yang menyediakan hot spot. Oke deh kalau begitu, bagaimana melakukan setting Captive Portal di m0n0wall, silahkan lihat saja videonya disini.

Shutdown Timer

Kadangkala kita perlu untuk mematikan komputer dengan jeda waktu tertentu, untuk pengguna windows XP bisa memanfaatkan menu run Caranya:
  1. Klick start >> run
  2. pada jendela run ketik shutdown -s -t xx atau tsshutdn xx/powerdown ( xx adalah durasi waktu dalam detik)

Auto Login

Ketika menggunakan Windows XP dengan banyak user yang menyebabkan saat booting berhenti pada pilihan user yang akan di jalankan atau ketika kita menghilangkan mode menggunakan Welcome Screen yang tampilannya mirip Windows 2000, kadangkala kita menginginkan ketika pertama booting langsung masuk ke user tertentu, lalu bagaiman caranya untuk menset pada Windows XP? Caranya menggunakan menu run, yaitu start >> run Kemudian ketikkan "control userpasswords2" Setelah muncul jendela user account pilih salah satu daftar user yang akan di gunakan untuk auto login, kemudian klick ok, selanjutnya akan di minta password dari user yang dipilih. Masukkan password jika user tersebut di password atau kosongkan jika tidak.

Mengatasi Windows XP Yang Mogok Booting

Dengan menggunakan Recovery Console. Caranya:
  • Booting dengan CD-Drive
  • Masukkan CD Instalasi XP dan Restart
  • To Repair, tekan "R" akan muncul daftar partisi, pilih partisi yang akan di perbaiki (isi password administrator).
  • Masuk Root partisi, contoh cd c:\ lalu enter. Kemudian ketikkan: copy "cddrive":\1386\ntldr lalu enter. lanjut ketik: copy "cddrive":\1386\ntdetect.com.
  • Akan muncul dialog box " Overwrite System?(Yes/No/All):" kemudian tekan "Y".
  • Restart dengan ketik: exit
Catatan: cddrive adalah CD ROM Drive.

Disable USB Storage

Tidak dipungkiri bahwa kabanyakan penyebaran virus komputer melalui media penyimpanan data (storage) semisal disket atau flashdisk, nah untuk meminimalkan tersebarnya virus ke komputer kita, salah satunya dengan cara mendisable port usb agar flashdisk tidak terdeteksi, dengan catatan pada komputer tersebut tidak diperlukan media flashdisk sebagai transfer data Langsung saja, ada beberapa cara untuk mendisable USB storage, diantaranya:
  1. Melakukan Edit Registry (Regedit) Caranya: Rubah nilai data REG_DWORD dengan nama "Start" pada [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\UsbStor] yang default-nya "3" menjadi "4". Jika kita ingin meng-enable kembali USB Storage tinggal mengembalikan ke nilai defaultnya yaitu angka 3.
  2. Menggunakan Software DisableUSB_Free atau USBRemoteDisabler_Free, untuk cara ini saya belum mempraktekkan-nya, silahkan yang sudah mencoba untuk di share pengalamannya.

Mengatasi Pesan Microsoft Office Enterprise 2007 Encountered an Error During Setup

Mungkin anda pernah mengalami kegagalan dalam menginstall Microsoft Office 2007 dengan munculnya pesan microsoft office enterprise 2007 encountered an error during setup atau microsoft office home and student 2007 encountered an error during setup, tergantung versi yang anda install tentunya.

Yups.... salah satu penyebabnya adalah tidak adanya file fp4autl.dll di folder C:\Program Files\Common Files\Microsoft Shared\web server extensions\40\bin

Kenapa tidak ada file tersebut, bisa disebabkan saat installasi SO menggunakan flashdisk. Nah... untuk mengatasinya anda bisa mengkopi file tersebut dari komputer lain yang menggunakan sistem operasi yang sama
Ok... cuma itu saja kok mudah-mudahan bermanfaat.

Tombol Recovery atau Restore Sistem Operasi Pada berbagai Merek Netbook

  • TOSHIBA
Tombol yang digunakan adalah angka nol "0" Caranya:
  1. Matikan Computer total (shutdown)
  2. Tekan Tombol “0″ dan nyalakan Computer
  3. Lepas Tombol “0″ tersebut setelah muncul software restore di layar.
  4. Ikuti instruksi yang muncul
  • ACER
Tombol yang digunakan adalah kombinasi Alt + F10 Caranya:
  1. Nyalakan Netbook
  2. Sesaat setelah masuk BIOS menjelang Masuk Windows, segera tekan bersamaan Tombol ALT + F10
  3. Ikuti instruksi yang muncul
  • HP
Tombol yang digunakan adalah kombinasi Esc Caranya:
  1. Nyalakan Netbook
  2. Sesaat setelah masuk BIOS tekan berkali-kali Tombol Esc
  3. Pilih opsi System Recovery dengan menekan tombol F11 dan lanjutkan sesuai intruksi

Mengetahui Prosentase Jumlah Nilai Tertentu Pada Baris Data Dengan Microsoft Excel

Berawal dari permintaan teman untuk membantu mencarikan prosentase jumlah nilai tertentu pada kumpulan data di microsoft excel, saya otak atik rumus fungsi di excel akhirnya dapet juga.

Begini pertanyaannya: Ada sepuluh baris data dengan nilai berbeda antara 1 s/d 10, carilah berapa prosentase nilai yang kurang dari sama dengan 5 (<=5) dari sepuluh baris data tersebut?

Ok... langsung saja buka MS Excel, buat 10 baris data yang nilainya antar 1 - 10 di mulai dari cel A1 - A10.

Kemudian pindah di cel sebelah kanan data pada baris pertama yaitu cel B1, lalu ketik rumus ini =IF(A1<5, (1/(COUNT(A$1:A$10))), 0) dan enter, kemudian copy cel B1 ke bawah sampai B10.

Selanjutnya di cel B11 buat rumus untuk menjumlahkan nilai dari B1 - B10 yaitu =SUM(B1:B10)

Nah ketemukan nilai prosentasinya, eits... tunggu dulu, agar muncul tanda prosennya di B11 rubah Format Cell...nya pada tab Number menjadi Percentage... Ok... selesai.

Cara Personalisasi Windows 7 Starter

Tahu kan bro... pada Windows 7 Starter, yang banyak digunakan untuk sistem operasi netbook, tidak terdapat menu untuk personalisasi (personalize).

Sedangkan untuk semua edisi Windows 7 selain starter, kita dengan mudah dapat mempersonalisasi komputer dengan hanya mengklik kanan pada desktop dan memilih menu Personalze, sehingga kita dapat merubah pilihan personalisasi yang kita inginkan seperti memilih tema, latar belakang, suara, screensaver, pointer mouse, dan ikon desktop seperti gambar berikut



untuk Windows 7 Starter panel ini tidak tersedia , jika kita klik kanan pada desktop, yang kita dapatkan berupa pilihan untuk mengubah resolusi dan menambahkan Desktop Gadget.



Untuk menambahkan menu Personalize pada Windows 7 Starter kita dapat menginstall software Personalization Panel yang bisa di download disini

Okey.... yang tertarik silahkan mencobanya, sehingga anda dapat mengganti wallpaper netbook dengan gambar kesayangan anda.

Mengatasi Masalah File EXE Yang Tidak Bisa Dijalankan

Barangkali anda pernah mengalami masalah membuka program aplikasi pada windows, semisal microsoft office(word, exel, power point, dll) atau program aplikasi lainnya. Penyebabnya bisa karena pernah terinfeksi virus dan setelah virus dibersihkan muncul masalah tersebut.

Semua atau sebagian besar file EXE windows tidak bisa dijalankan, ketika dijalankan selalu muncul “Open With…”, lalu bagaimana solusinya..........?, Untuk memperbaikinya bisa dicoba beberapa trik berikut:

1. Cek Pengaturan daftar File Types

Dari Windows Explorer buka Tools > Folder Options kemudian pilih tab File Types kemudian klik tombol New dan di bagian File Extention isikan EXE, kemudian klik tombol Advanced dan pilih Application kemudian klik OK. Jika muncul tombol Restore, maka klik saja. 2.Menggunakan fasilitas System Restore

Jika fasilitas Restore Point aktif, maka dengan mengembalikan kondisi windows ke kondisi sebelumnya biasanya bisa memperbaiki permasalahan ini. Hanya saja kadang fasilitas ini tidak diaktifkan karena saat ini fasilitas tersebut sering menjadi sarang virus. Selain itu program-program atau aplikasi yang di install sesudah tanggal Restore Point, biasanya tidak bisa dijalankan lagi (alias harus di install ulang). Untuk mengakses restore Point, dari Start Menu buka All Programs >> Accessories >> System Tools pilih System Restore.

3. Gunakan Registry Fix

Jika ternyata registry-nya yang rusak, maka bisa digunakan salah satu registry fix berikut ( jika satu tidak berhasil, coba yang lainnya):
  • Tipe .REG, download disini (Memperbaiki assosiasi file EXE)
  • Tipe .COM, download disini (Memperbaiki assosiasi file EXE)
  • Tipe .BAT, download disini (Untuk mengembalikan Assosiasi file-file di windows Xp ke kondisihttp://www.blogger.com/img/blank.gif default/awal).
4. Gunakan avast! Virus Cleaner

Melihat penjelasan di situsnya, tools ini juga bisa mendeteksi jika ada assosiasi file penting yang rusak, maka akan diperbaiki. Selain itu, tools ini juga akan melakukan scan virus-virus populer yang sering menginfeksi komputer. Karena file ini bertipe EXE, kemungkinan juga tidak bisa dijalankan di windows dengan permasalahan seperti diatas. Alternatifnya, rename file ini dengan tipe file lainnya, misalnya : .COM, .SCR, .CMD atau bisa juga dicoba dengan .BAT atau .PIF

Download disini Avas! virus Cleaner

Semoga bermanfaat............................!

Mengatasi Masalah Laptop Toshiba Satellite M200 Hang Kalau Di Charge

Ya.... ada masalah lagi nih dengan Laptop Toshiba, yaitu type Satellite M200, saat laptop dalam keadaan hidup dan kita colokkan charge-nya maka beberapa saat kemudian laptop akan hang, begitu juga ketika di colokkan saat startup, saat masuk windows tiba-tiba proses berhenti. Ok.... langsung saja, bagaimana mengatasinya? Cukup mudah yaitu ada dua cara yang saya ketahui dan ketika saya coba ternyata berhasil, caranya yaitu:
  1. Masuk windows safe mode >> buka Device Manager >> pilih Processors dan disable salah satunya >> kemudian restart dan coba charge dalam keadaan laptop nyala
  2. Cara kedua masuk windows normal >> masuk Control Panel >> klik Power Option >> terakhir pilih High Performance
Cukup itu saja kok pilih salah satunya saja, semoga berhasil

Instal Windows Via Network (LAN)

Tutorial ini saya ambil dari http://forum.chip.co.id yang telah saya praktekkan di laptop TOSHIBA Tecra M1 karena CD-ROMnya rusak, oke langsung saja berikut tutorialnya yang telah saya sesuaikan dengan praktek yang saya lakukan.

Untuk melakukan installasi lewat jaringan yang di perlukan selain perangkat jaringan dan perangkat installasi adalah sebuah software yang bernama TFTPBoot.exe, dan bisa di download DISINI

Berikut Step-stepnya:
  1. Siapkan komputer dengan SO windows sebagai tempat source installasi dan untuk menjalankan software TFTPBoot.exe
  2. Jalankan TFTPBoot.exe dan ekstrak isinya ke drive C:

  3. Buka folder tftpboot trus dobel klik file tftpd32.exe
  4. Setelah muncul menunya, klik tombol “Settings” disebelah bawah. settingnya seperti ini:

  5. Klik OK untuk kembali ke menu Tftpd32. Klik tab “DHCP Server
  6. Setting seperti gambar berikut dan Save (IP address silahkan disesuaikan dengan IP jaringan anda)

  7. Tutup aplikasi Tftpd32.
  8. Matikan semua firewall anda (termasuk yg built-in di Windows) pada PC/laptop yg ada Tftpd32-nya. Atur adapter network dlm PC supaya IP address-nya sesuai dengan settingan di aplikasi Tftpd32 (pada gambar diatas IP addressnya 192.168.1.5)
  9. Sambungkan PC yg terinstal Tftpd32 didalamnya (PC A) dgn PC yg mau diinstal (PC B) dengan kabel Ethernet (Pastikan tidak ada konflik DHCP server di kedua PC)
  10. Jalankan file “Tftd32.exe
  11. Setting BIOS PC yg mau diinstal (PC B), agar boot dari network (PXE). Caranya bervariasi tergantung jenis mobo anda, dan booting lewat jaringan
  12. Untuk instal Windows di PC (B), masukkan CD instalasi Windows di PC (A), lalu sharing drive CD-ROM tersebut dengan nama CD (atau bisa nama yang lain)
  13. Beralih ke PC target, dari jendela command, ketik:

    ipconfig (untuk mengetahui IP addres di komputer target (PC B) apa sudah sesuai dengan kelas IP yang di komputer source (PC A) Jika sudah bisa lanjut ke step berikutnya, jika beda kelas rubah IPnya dengan kode "netsh interface ip set address name=”Local Area Connection” static 192.168.1.10 255.255.255.0 192.168.0.5"

    Selanjutnya pada jendela command, ketik:
    net use y: \\192.168.1.5\cd
  14. Akan muncul pesan/prompt untuk mengisi username. Ketik: 192.168.1.5\user name pada PC A
    Kemudian enter dan masukkan password PC A
  15. Kalau sudah muncul prompt “the command completed successfully”, ketik y: lalu tekan ENTER.
  16. Ketik setup lalu ENTER dan anda sdh siap instal Windows ke PC target
  17. Jika Tombol Instal-nya tidak aktif bisa menggunakan sintak "\i386\winnt32.exe /syspart:c:" pada jendela command, setelah installasi selesai dan kembali ke jendela command, restar dengan ketik "wpeutil reboot"
  18. Setelah komputer restart, boot komputer dari hardisk (bukan dari network lagi!!) dan lanjutkan installasi
  19. Kalau instalasi sudah selesai, kembalikan semua perubahan yg td dilakukan di PC target, stop proses sharing CD/DVD-ROM-nya, aktifkan kembali firewall dan atur ulang IP address network adapternya

Cara Mempercepat Buffering

Trik ini saya dapat dari forum KASKUS, yaitu sebuah trik sederhana yang dapat mempercepat proses loading video di internet semisal video yang di share di YouTUBE dan yang lainnya.

Okey.... langsung saja begini caranya:



  • Klik START >> RUN ketik system.ini
  • Akan terbuka jendela notepad, seperti gambar berikut
  • Selanjutnya tambahkan kode berikut:
    page buffer=1000000Tbps
    load=1000000Tbps
    download=1000000Tbps
    save=1000000Tbps
    back=1000000Tbps
    search=1000000Tbps
    sound=1000000Tbps
    webcam=1000000Tbps
    voice=1000000Tbps
    faxmodemfast=1000000Tbps
    update=1000000Tbps
    Seperti gambar berikut
  • Simpan dan restart komputer
Semoga bermanfaat ..................................

Friday, January 25, 2013

Installasi Monowall

nstallasi m0n0wal pada hardisk ada beberapa cara antara lain:
  • Menggunakan CD-ROM
  • Menggunakan PC dengan OS FreeBSD, Linux, atau Windows
Untuk kali ini akan dibahas proses installasi menggunakan PC dengan OS Windows XP, Langsung saja berikut langkah-langkahnya:
  1. Boot posisi pada hardisk yang berisikan OS Windows XP (sebagai master)
  2. Siapkan software monowal "generic-pc-1.233.img" dan software installasinya "physdiskwrite.exe"
  3. Sebelum booting pasang terlebih dahulu hardisk yang akan diinstall monowall
  4. Booting Windows
  5. Masuk ke command prompt (CMD)/run >> cmd
  • Screen comand prompt :
Microsoft Windows XP [Version 5.1.2600] (C) Copyright 1985-2001 Microsoft Corp. C:\Documents and Settings\Masnaryo>
  • pindah ke direktori dimana anda menyimpan file : physdiskwrite.exe dan generic-pc-1.233.img
  • contoh direktori "d:"
C:\Documents and Settings\Masnaryo>d: D:\>dir Volume in drive D has no label. Volume Serial Number is 80F8-A3EE Directory of D:\ 01/01/2000 12:45 AM 626,412 catalog_5.pdf 02/14/2008 12:00 AM 6,029,648 Firefox Setup 2.0.0.12.exe 02/14/2008 12:00 AM 5,576,241 generic-pc-1.233.img 01/01/2000 12:31 AM 1,491,592 install_flash_player.exe 02/13/2008 11:44 PM 44,741 physdiskwrite-0.5.1.zip 01/01/2000 12:11 AM 110,592 physdiskwrite.exe 6 File(s) 13,879,226 bytes 0 Dir(s) 8,118,378,496 bytes free
  • lalu ketikkan perintah ini "physdiskwrite -u generic-pc-1.233.img"D:\>physdiskwrite -u generic-pc-1.233.img
  • lalu muncul tampilan seperti ini
physdiskwrite v0.5.1 by Manuel Kasper Searching for physical drives... Information for \\.\PhysicalDrive0: Windows: cyl: 2491 tpc: 255 spt: 63 C/H/S: 16383/16/63 Model: Maxtor 2B020H1 Serial number: B1J7WXHE Firmware rev.: WAK21R90 Information for \\.\PhysicalDrive1: Windows: cyl: 2491 tpc: 255 spt: 63 C/H/S: 16383/16/63 Model: Maxtor 2B020H1 Serial number: B1J7XG8E Firmware rev.: WAK21R90
  • yang atas adalah hardisk wimdows
  • sedang yang bawah adalah hardisk yang akan diinstall monowal, jangan sampai salah memilih hardisk"
Which disk do you want to write? (0..1) 1 <== (tekan 1, lalu enter)
  • akan muncul peringatan seperti dibawah ini
WARNING: that disk is larger than 2 GB! Make sure you're not accidentally overwriting your primary hard disk! Proceeding on your own risk... About to overwrite the contents of disk 1 with new data. Proceed? (y/n)y <== (tekan y, lalu enter) Found signed compressed image file (proses penulisan file ke harddisk linux) 7340032/7340032 bytes written in total
  • Setelah selesai installasi m0n0wal kita pindahkan hardisk yang kita install tersebut ke pc yang aka kita jadikan router untuk test apakah installasi berhasil atau tidak dan melanjutkan tahap konfigurasi m0n0wall

Konfigurasi Monowall (Console Setup)

Setelah selesai melakukan installasi m0n0wall ke harddisk, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi. Untuk melakukan konfigurasi, terlebih dahulu siapkan semua perlengkapan hardware yang dibutuhkan untuk menjadikan PC menjadi sebuah router. Hardware yang dibutuhkan adalah sebuah PC yang dilengkapi minimal 2 Kartu Jaringan (LAN Card) sedangkan spesifikasi Harddisk, paling tidak 4 GB. Untuk konfigurasinya berikut langkah-langkahnya:
  • Setelah semua hardware terpasang lakukan booting dengan harddisk yang telah terinstall m0n0wall.
  • Jika proses install sebelumnya berhasil maka akan muncul layar Console Setup seperti berikut:
***This is m0n0wall, version 1.236 Built on September 30 2009 for generic- pc Copyright © 2002-2007 by Manuel Kasper. All rights reserved Visit http ://m0n0.ch//wall for updates LAN IP address : 192.168.1.1 Port configuration : LAN -> sis0 WAN -> sis1 M0n0wall Console Setup : 1)Interfaces : assign network ports 2)Set up LAN IP address 3)Reset webGUI password 4)Reset to factory defaults 5)Reboot system 6)Ping host Enter a number :
  • Langkah pertama adalah melakukan pendefinisian dan menentukan kartu jaringan untuk dijadikan Interface WAN dan LAN, yaitu dengan ketik angka "1" dan enter
Enter a number : 1 Valid interfaces are : rl0 a0:e0:4c:39:4b:7a rl1 20:e0:4c:39:4f:43 Do you want to set up VLANs first? If you’re not going to use VLANs, or only for optional interfaces, Should say no here and use the webGUI to configure VLANs later, Do you want to set up VLANs now? (y/n)
  • Dari tampilan diatas dikenal 2 interface kartu jaringan dengan nama "rl0" dan "rl1", dan permintaan apakah akan melakukan setting VLAN, jawab tidak dengan menekan hurup "n", maka akan muncul interuksi berikutnya
If you don’t know the names of your interfaces, you may choose to use auto-detection. In that case, disconnect all interfaces before you begin, And reconnect each one when prompted to do so. Enter the LAN interfaces name or “a” for auto detection :
  • Masukkan nama kartu jaringan yang akan di jadikan interface LAN, yaitu "rl0" kemudian enter
Enter the LAN interface name or “a” for auto detection : rl0 Enter the WAN interface name or “a” for auto detection :
  • Lanjutkan dengan memasukkan "rl1" sebagai interface WAN dan enter
Enter the WAN interface name or “a” for auto detection : rl1 Enter the optional 1 interface name or “a” for auto detection (or nothing if finished) :
  • Tekan enter, kemudian keluar interuksi berikut
The interface will be assigned as follows : LAN -> rl0 WAN -> rl1 The firewall reboot after saving the changes. Do you want to proceed? (y/n) y The firewall is rebooting now.
  • Lanjutkan dengan menekan hurup "y" dan akan terjadi proses restart
  • Setelah restart dan muncul kembali layar Console Setup, langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi LAN IP, yaitu dengan memilih point kedua dengan menekan angka "2" dan keluar interuksi berikut
Enter the new LAN IP address :
  • Masukkan IP LAN yang akan di gunakan misal "192.168.2.1"
Enter the new LAN IP address : 192.168.2.1 Subnet mask are entered as bit counts (as in CIDR notation) in monowall e.g. 255.255.255.0 : 24 255.255.0.0 : 16 255.0.0.0 : 8 Enter the new LAN subnet bit count :
  • Pilih subnetmask, masukkan "24" (Subnetmask default class c), dan muncul pertanyaan apakah mau meng-enable DHCP Server?
Enter the new LAN subnet bit count : 24 Do you want to enable the DHCP server on LAN? (y/n)
  • Jika mau di enable tekan "y", kalau tidak tekan "n" kemudian enter dan muncul
The LAN IP address has been set to 192.168.2.1/24 You can now access the webGUI by opening the following URL In your browser : http ://192.168.2.1/ press ENTER to continue.
  • Konfigurasi LAN IP selesai, tekan enter untuk kembali ke Console Setup
  • Sampai disini router monowal dengan IP WAN dinamik (DHCP) dan IP LAN 192.168.2.1 sudah bisa di gunakan.
  • Lanjutkan dengan konfigurasi client dan melakukan test ke router m0n0wal, jika sukses kita dapat melakukan konfigurasi m0n0wal berikutnya melalui WebGUI dengan alamat http://192.168.2.1

Setting IP LAN dan WAN Monowall Lewat WebGUI

Untuk melakukan perubahan IP LAN bisa di lakukan di Console Setup seperti pembahasan sebelumnya, tapi m0n0wall juga menyediakan fitur untuk merubah IP LAN lewat WebGUI. Dan juga untuk merubah IP WAN yang default-nya adalah disetting dinamik menjadi statik, untuk melakukannya berikut langkah-langkahnya:
  • Konfigurasi IP Client yang akan digunakan untuk mengakses m0n0wall sesuai dengan kelas dan Subnet IP LAN di m0n0wall (untuk test coba ping IP m0n0wall)
  • Dengan menggunakan web browser ketik di address bar IP m0n0wall, jika berhasil akan diminta memasukkan user dan password. lihat gambar berikut:
  • Masukkan user dan password (default user:admin, pass:mono), klik OK
  • Jika user dan password benar maka akan muncul halaman System Informastion m0n0wal,
  • Untuk Melakukan setting IP LAN klik Tulisan LAN di bagian Interface sebelah kiri dan kita bisa melakukan perubahan IP dan CIDR Subnetmask, lihat gambar berikut:
  • Dan untuk merubah WAN daru tipe DHCP ke statik, klik tulisan WAN di bagian Interface dan kita bisa merubah settingan dari tipe DHCP menjadi Static, PPPoE atau PPTP. Untuk merubah menjadi tipe statik pilih static di bagian Type dan isikan IP WAN, CIDR Subnetmask dan Gateway di bagian Static IP Configuration, lihat gambar berikut:
  • OK deh selesai, oh ya...! agar settingan WAN dengan tipe statik berfungsi setiap selesai melakukan perubahan IP WAN lakukan restart m0n0wall yaitu klik Dianostics >> Reboot System.

SchoolOnffline - beta20100125

SchoolOnffLine vertion Beta20100125, embedded SISFOKOL v.3, Current Moodle, KnowledgeTree. For Internet class to the student without access to the Internet. Remastering Ubuntu or Sabily (a.k.a Ubuntu Muslim Edition) for Internet Server at School. Using this installer, one may provide Internet class to the student without access to the Internet.
  • Development Status: 4 - Beta
  • Environment: Console (Text Based), Web Environment, X11 Applications
  • Intended Audience: System Administrators
  • License: GNU General Public License (GPL)
  • Operating System: Linux
  • Topic: Education, Internet, Software Distribution

Download Linux LiveCD


Seringkali pengguna PC/Laptop mengalami masalah pada sistem operasi yang digunakan, sehingga tidak dapat login, dan sialnya file yang akan diolah tersimpan di PC/laptop tersebut dan harus segera diselesaikan, kalau menunggu diperbaiki akan menyita banyak waktu dan solusinya adalah mengambil file yang akan diselesaikan dan mengerjakannya di komputer lain

Lalu bagaimana mengambil filenya....? mudah..., yaitu menggunakan SO yang liveCD, dan saatnya kita mempersiapkannya mulai dari sekarang, jika sewaktu-waktu ada masalah pada komputer kita.

OK... bagi yang berminat silahkan mendownload SO LiveCD khusus Linux di: http://www.linux.com/directory/Distributions/LiveCD

Wednesday, January 23, 2013

Kelompok IP Address ( Kelas A )

Format: (0-127).(xxx).(xxx).(xxx) NetID: 8 bit HostID: 24 bit Jumlah Jaringan Mencapai 126 Kelas A (0 dan 127 dicadangkan) Jadi range IP-nya ( 1-126 ) IP-nya: 1-126 Host ID: 0.0.1 - 255.255.254 Jumlah IP: 16.777.214 IP Address pada tiap kelas. Contoh: IP 113.46.3.1 maka:
  • Network ID: 113
  • Host ID: 46.3.1
Sehingga dibaca host nomor 46.3.1 pada network 113

Kelompok IP Address ( Kelas B )

Format: (128-191).(0-155).(xxx).(xxx) NetID: 16 bit HostID: 16 bit Jumlah Jaringan Mencapai 16.386 Kelas B, range IP-nya (128.0.xxx.xxx)-(191.155.xxx.xxx) IP-nya: 128.0 - 191.155 Host ID: 0.1 - .255.254 Jumlah IP: 68.532 IP Address pada tiap kelas. Contoh: IP 132.92.121.1 maka:
  • Network ID: 132.92
  • Host ID: 121.1
Sehingga dibaca host nomor 121.1 pada network 132.92

Kelompok IP Address ( Kelas C )

Format: (192-223).(0-155).(0-255).(xxx) NetID: 24 bit HostID: 8 bit Jumlah Jaringan Mencapai 2.097.153 Kelas C, range IP-nya (192.0.0.xxx)-(223.255.255.xxx) IP-nya: 192.0.0 - 223.255.255 Host ID: 1 - 254 Jumlah IP: 254 IP Address pada tiap kelas Pada Kelas C dapat dibentuk 2.097.153 jaringan, dengan masing-masing jaringan memiliki 254 IP address. Contoh: IP 192.168.1.1 maka:
  • Network ID: 192.168.1
  • Host ID: 1
Sehingga dibaca host nomor 1 pada network 192.168.1

Port untuk Internet Services

Daftar Port untuk Internet Services:

Service TCP UDP Notes
SSH 22 Secure Shell *
HTTP 80 HyperText Transfer Protocol * (e.g. for web browsing). Currently (2003-07-05) HTTP/1.1 is officially described in RFC 2616.
HOSTS2 Name Server 81 81 * An interesting story. The name attached to this port in the IANA list, Earl Killian, says he shouldn't be. He says "I don't know what 81 is, or whether it is still in use." Since Mr. Killian doesn't know what HOSTS2 is/was, and with Postel gone, I wonder if there's anyone left in the world who knows what 81 was/is for and who actually requested it.
XFER Utility 82 82 * Another interesting story. The name attached to this port in the IANA list, Thomas M. Smith of Lockheed Martin, says Sorry... there is no publicly available information regarding the details of the XFER Utility and its use of tcp and udp port # 82. XFER employs a proprietary protocol which has not been disclosed.
RPC Endpoint Mapper 135 135 * registered as "epmap - DCE endpoint resolution". Used by Microsoft for RPC locator service. See additional information.
LDAP 389 389 Lightweight Directory Access Protocol *
MS NetMeeting LDAP or ULP, dyn >=1024, 1503, H.323 HostCall, MS ICCP dyn >=1024 videoconferencing
Timbuktu 407, 1417-1420 407 remote control *
SLP 427 427 Service Location Protocol * Used by MacOS and NetWare.
HTTPs 443 secure HTTP (SSL) *
LPD / printer 515 515 printing * LPD stands for Line Printer Daemon. Also see printing section.
ULP 522 522 User Location Protocol (Microsoft) *
AppleTalk Filing Protocol (AFP) 548 548 *
QuickTime 4 RTSP RTP-QT4 streaming audio, video *
RTSP 554 Real Time Streaming Protocol *. Currently (2003-07-05) described in RFC 2326.
NNTPs 563 secure NNTP news (SSL) *
Internet Printing Protocol (IPP) 631 631 print remotely to any IPP enabled printer through the Internet * The Common Unix Printing System (CUPS) is based on IPP. Also see printing section.
LDAPs 636 636 secure LDAP * (LDAP protocol over TLS/SSL)
Doom 666 666 network game *
Remotely Possible (ControlIT) 799 remote control. CA ControlIT support.
VMware Virtual Machine Console 902 remote control and viewing of virtual machines. vmware-authd.
SOCKS 1080 internet proxy *. Also used by Trojans.
OpenVPN 1194 1194 *
Kazaa 1214 1214 peer-to-peer file sharing *
WASTE 1337 1337 peer-to-peer. Also see InfoAnarchy WASTE FAQ. This port is officially registered for Men and Mice DNS (QuickDNS Remote).
Lotus Notes Domino 1352 *
VocalTec Internet Phone 1490, 6670, 25793 22555 videoconferencing *
Citrix ICA 1494, dyn >=1023 1604, dyn >=1023 remote application access *
Virtual Places 1533 conferencing *, also see VP voice
Xing StreamWorks 1558 streaming video *
Novell GroupWise (Remote Client) 1677 1677 group collaboration * NOTE: Other features of GroupWise use many other ports.
H.323 Host Call 1720 1720 H.323 host call *
PPTP 1723 virtual private network (VPN) * Note PPTP also uses the GRE protocol. However Microsoft says in Understanding PPTP: "PPTP can be used with most firewalls and routers by enabling traffic destined for port 1723 to be routed through the firewall or router."
MS ICCP 1731 1731 audio call control (Microsoft) *
MS NetShow 1755 1755, dyn >=1024 <=5000 streaming video *
MSN Messenger 1863 instant messenging *. NOTE: For detailed info on ports for file transfers, voice and video, see the Windows and MSN Messenger section below.
Netopia netOctopus 1917, 1921 1917 network management *
Big Brother 1984 1984 network monitoring *
ICU II 2000-2003 videoconferencing. NOTE: security risk on TCP port 50000
iSpQ 2000-2003 videoconferencing. Note: support docs are inconsistent on what ports are required
glimpseserver 2001 search engine
Distributed.Net RC5/DES 2064 distributed computation
SoulSeek 2234, 5534 2234, 5534 file sharing
Microsoft DirectX gaming (DirectPlay) 7 2300-2400, 47624 2300-2400 networked multiplayer games, * only 47624 is registered as "Direct Play Server", if needed also see MSN Gaming Zone
Microsoft DirectX gaming (DirectPlay) 8 2302-2400, 6073 networked multiplayer games, * only 6073 is registered as DirectPlay8, if needed also see MSN Gaming Zone
MADCAP - Multicast Address Dynamic Client Allocation Protocol 2535 2535 * defined in RFC 2730 - Multicast Address Dynamic Client Allocation Protocol (MADCAP). Also used by Trojans.
Netrek 2592 network game *
ShareDirect 2705 2705 peer-to-peer (P2P) filesharing. Officially registered for Sun SDS Admin.
URBISNET 2745 2745 * Alex Tronin reports was used for Urbis geolocation service... now not operational, but may be revived. Also used by Trojans.
Borland Interbase database 3050 3050 * gds_db. See CERT Advisory CA-2001-01 for potential security risk.
squid 3128 3130 web proxy cache. Also used by Trojans.
iSNS 3205 3205 * Internet Storage Name Service, see iSCSI section
iSCSI default port 3260 3260 * SCSI over IP, see iSCSI section
Windows Remote Desktop Protocol (RDP) 3389 * registered as ms-wbt-server. RDP 5.1 is the current version. See below for more information. Remote Desktop Web Connection also uses HTTP.
NetworkLens SSL Event 3410 3410 * Also used by Trojans.
Virtual Places Voice Chat 3450, 8000-9000 voice chat, also see Virtual Places
Apple iTunes music sharing (DAAP) 3689 3689 Digital Audio Access Protocol *
World of Warcraft 3724 online game *
Mirabilis ICQ dyn >=1024 4000 locator, chat (note: see newer AOL ICQ)
Blizzard / Battle.net 4000, 6112-6119 4000, 6112-6119 network gaming - support (captured 2001-11-11), proxy and firewall info
Abacast 4000-4100, 4500, 9000-9100 peer-to-peer audio and video streaming. NOTE: This software will create OUTGOING streams to other users if it can.
GlobalChat client, server 4020 4020 chat rooms, used to be called ichat
PGPfone 4747 secure phone
PlayLink 4747, 4748, 10090 6144 online games
radmin 4899 4899 remote control *
Yahoo Messenger - Voice Chat 5000-5001 5000-5010 voice chat
GnomeMeeting H.323 HostCall, 30000-30010 5000-5003, 5010-5013 audio and videoconference. 5000-5003 is RTP and RTCP range for this app.
Yahoo Messenger - messages 5050 messaging. NOTE: It will try ports 5050, 80, any port.
SIP 5060 5060 Session Initiation Protocol *. For audio and video. Currently (2003-07-05) see RFCs 3261, 3262, 3263, 3264, 3265
Apple iChat AV SIP, RTP-iChatAV audio and video conferencing. May also need iChat local port.
Yahoo Messenger - Webcams 5100 video
AOL Instant Messenger (AIM) 5190 5190 America OnLine * Also used by Apple iChat (in AIM compatibility mode).
AIM Video IM 1024-5000 ? 1024-5000 ? video chat. It is unclear from their FAQ whether you need to open both TCP and UDP ports.
AOL ICQ 5190, dyn >=1024 messaging
AOL 5190-5193 5190-5193 America OnLine *
XMPP / Jabber 5222, 5269 5222, 5269 * Extensible Messaging and Presence Protocol. Also see Using Jabber behind firewalls. Defined by XMPP specs (RFCs now issued), specs created by IETF group.
Qnext 5235-5237 5235-5237 audio / video conference, fileshare, everything. Port 5236 is officially assigned to "padl2sim".
iChat local traffic 5298 5298 Some Rendezvous thing.
Multicast DNS 5353 5353 * Mac OS X 10.2: About Multicast DNS. Related to Zeroconf which Apple has implemented as Rendezvous. (Note: the regular Domain Name Service port is 53.)
Dialpad.com 5354, 7175, 8680-8890, 9000, 9450-9460 dyn >=1024 telephony
HotLine 5500-5503 peer-to-peer filesharing.
SGI ESP HTTP 5554 5554 * SGI Embedded Support Partner (ESP) web server. Also used by Trojans, see SGI Security Advisory 20040501-01-I.
InfoSeek Personal Agent 5555 5555 * I don't know if InfoSeek Personal Agent exists anymore. This port is commonly used by HP OpenView Storage Data Protector (formerly HP OmniBack).
pcAnywhere 5631 5632 remote control *
eShare Chat Server 5760
eShare Web Tour 5761
eShare Admin Server 5764
VNC 5800+, 5900+ remote control
Blizzard Battle.net 6112 6112 online gaming
GNUtella 6346, 6347 6346, 6347 peer-to-peer file sharing *
Netscape Conference H.323 HostCall, 6498, 6502 2327 audioconferencing
Danware NetOp Remote Control 6502 6502 remote control
common IRC 6665-6669 Internet Relay Chat *
Net2Phone CommCenter selected 6801, selected telephony, admin should select one TCP and UDP port in the range 1-3000. Same ports are used by Yahoo Messenger - PC-to-Phone.
BitTorrent 6881-6889, 6969 distributed data download, newer versions TCP 6881-6999. Alternate FAQ link.
Blizzard Downloader World of Warcraft, Battle.net and BitTorrent downloads patches for World of Warcraft
RTP-QT4 6970-6999 Realtime Transport Protocol. (These ports are specifically for the Apple QT4 version.)
VDOLive 7000 user-specified streaming video
Real Audio & Video RTSP, 7070 6970-7170 streaming audio and video
CU-SeeMe, Enhanced CUSM 7648, 7649, LDAP 7648-7652, 24032 videoconferencing
common HTTP 8000, 8001, 8080
Apache JServ Protocol v12 (ajp12) 8007 8007 (default port) See Workers HowTo for config info.
Apache JServ Protocol v13 (ajp13) 8009 8009 (default port) e.g. Apache mod_jk Tomcat connector using ajp13. See Workers HowTo for config info.
Grouper 8038 8038 peer-to-peer (P2P) filesharing
PDL datastream 9100 9100 printing * PDL is Page Description Language. Used commonly by HP printers and by Apple. Also see printing section.
MonkeyCom 9898 9898 * video-chat, also used by Trojans
iVisit 9943, 9945, 56768 videoconferencing
The Palace 9992-9997 9992-9997 chat environment *
common Palace 9998 chat environment
NDMP 10000 10000 Network Data Management Protocol *. Used for storage backup. Also used by Trojans.
Amanda 10080 10080 backup software *. Also used by Trojans.
Yahoo Games 11999 network games
Italk 12345 12345 network chat supporting multiple access methods * Appears mostly used in Japan. There are many other applications calling themselves "italk". TrendMicro OfficeScan antivirus also uses this port. Commonly used by Trojans.
RTP-iChatAV 16384-16403 Used by Apple iChat AV.
RTP 16384-32767 Realtime Transport Protocol. RTP in general is described in RFC 3550. This range is not registered (it never could be, being so broad) but it seems to be somewhat common. See Are there specific ports assigned to RTP?
Palm Computing Network Hotsync 14237 14238 data synchronization
Liquid Audio 18888 streaming audio
FreeTel 21300-21303 audioconferencing
VocalTec Internet Conference 22555 22555 audio & document conferencing *
Quake 26000 26000 network game *
MSN Gaming Zone 28800-29100 28800-29100 network gaming (zone.com, zone.msn.com), also see DirectPlay 7 and DirectPlay 8
Sygate Manager 39213

Tabel Subnet Mask

Subnet Mask Yang Bisa Digunakan Untuk Kelas A
Subnet Mask Nilai CIDR
255.128.0.0 /9
255.192.0.0 /10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
Subnet Mask Yang Bisa Digunakan Untuk Kelas B
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
Subnet Mask Yang Bisa Digunakan Untuk Kelas C
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30

Penghitungan Subnetting

Perhitungan Pada IP Kelas C Soal: Dengan NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/27, Subnetting seperti apa yang bakal terjadi? Jawab: Analisanya 192.168.1.0 adalah IP kelas C dengan Subnet Mask /27 yang artinya 11111111.11111111.11111111.11100000 atau 255.255.255.224 (Lihat Tabel)
  1. Jumlah Subnet: Rumus 2x (x adalah nilai bineri 1 (angka 1) pada subnetmask di oktet bagian host) karena kelas C maka oktet hostnya adalah hanya oktet yang keempat, berarti nilai x=3. Jadi jumlah subnetnya adalah 23 = 8
  2. Jumlah Host per Subnet: Rumus 2y - 2 (y adalah kebalikan dari x yaitu bineri 0 (angka 0) pada oktat host) berarti nilai y=5. Jadi Jumlah Host per Subnetnya adalah 25-2=30
  3. Blok Subnet: Rumus 256 - nilai terakhir subnetmask, jadi Blok Subnetnya adalah 256-224=32 sehingga subnet mask berikutnya adalah 32+32=64 kemudian 64+32=96 dan seterusnya, lengkapnya 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224
  4. Host dan Broadcast yang bisa digunakan: Host yang bisa di gunakan adalah mulai dari satu angka setelah nilai subnet dan broadcast adalah satu angka sebelum subnet berikutnya, lebih jelas lihat tabelnya:
    Subnet
    192.168.1.0
    192.168.1.32
    ....
    192.168.1.224
    Host Pertama
    192.168.1.1
    192.168.1.33
    ....
    192.168.1.225
    Host Terakhir
    192.168.1.30
    192.168.1.62
    ....
    192.168.1.254
    Broadcast
    192.168.1.31
    192.168.1.63
    ....
    192.168.1.255
Perhitungan Pada IP Kelas B Soal: Dengan NETWORK ADDRESS 128.1.0.0/20, Subnetting seperti apa yang bakal terjadi? Jawab: Analisanya 128.1.0.0 adalah IP kelas B dengan Subnet Mask /20 yang artinya 11111111.11111111.11110000.00000000 atau 255.255.240.000 (Lihat Tabel)
  1. Jumlah Subnet: Rumus 2x (x adalah nilai bineri 1 (angka 1) pada subnetmask di oktet bagian host) karena kelas B maka oktet hostnya adalah oktet yang ketiga dan keempat, berarti nilai x=4. Jadi jumlah subnetnya adalah 24 = 16
  2. Jumlah Host per Subnet: Rumus 2y - 2 (y adalah kebalikan dari x yaitu bineri 0 (angka 0) pada oktet host) berarti nilai y=12. Jadi Jumlah Host per Subnetnya adalah 212-2=4094
  3. Blok Subnet: Rumus 256 - nilai terakhir subnetmask, jadi Blok Subnetnya adalah 256-240=16 sehingga subnet mask berikutnya adalah 16+16=32 kemudian 32+16=48 dan seterusnya, lengkapnya 0, 16, 32, 48, 64, 80, ..., 240
  4. Host dan Broadcast yang bisa digunakan: Host yang bisa di gunakan adalah mulai dari satu angka setelah nilai subnet dan broadcast adalah satu angka sebelum subnet berikutnya, lebih jelas lihat tabelnya:
    Subnet
    128.1.0.0
    128.1.16.0
    ....
    128.1.80.0
    ....
    128.1.240.0
    Host Pertama
    128.1.0.1
    128.1.16.1
    ....
    128.1.80.1
    ....
    128.1.240.1
    Host Terakhir
    128.1.16.254
    128.1.16.254
    ....
    128.1.80.254
    ....
    128.1.240.254
    Broadcast
    128.1.16.255
    128.1.16.255
    ....
    128.1.80.255
    ....
    128.1.240.255
Perhitungan Pada IP Kelas A Soal: Dengan NETWORK ADDRESS 10.0.0.0/23, Subnetting seperti apa yang bakal terjadi? Jawab: Analisanya 10.0.0.0 adalah IP kelas B dengan Subnet Mask /23 yang artinya 11111111.11111111.11111110.00000000 atau 255.255.254.000 (Lihat Tabel)
  1. Jumlah Subnet: Rumus 2x (x adalah nilai bineri 1 (angka 1) pada subnetmask di oktet bagian host) karena kelas A maka oktet hostnya adalah oktet yang kedua, ketiga dan keempat (tiga oktet terakhir), berarti nilai x=15. Jadi jumlah subnetnya adalah 215=32768
  2. Jumlah Host per Subnet: Rumus 2y - 2 (y adalah kebalikan dari x yaitu bineri 0 (angka 0) pada oktet host) berarti nilai y=9. Jadi Jumlah Host per Subnetnya adalah 29-2=510
  3. Blok Subnet: Rumus 256 - nilai terakhir subnetmask, jadi Blok Subnetnya adalah 256-254=2 sehingga subnet mask berikutnya adalah 2+2=4 kemudian 4+2=6 dan seterusnya, lengkapnya 0, 2, 4, 6, 8, 10, ..., 254
  4. Host dan Broadcast yang bisa digunakan: Host yang bisa di gunakan adalah mulai dari satu angka setelah nilai subnet dan broadcast adalah satu angka sebelum subnet berikutnya, lebih jelas lihat tabelnya:
    Subnet
    10.0.0.0
    128.2.0.0
    ....
    10.10.0.0
    ....
    10.254.0.0
    Host Pertama
    10.0.0.1
    128.2.0.1
    ....
    10.10.0.1
    ....
    10.254.0.1
    Host Terakhir
    10.1.255.254
    128.3.255.254
    ....
    10.11.255.254
    ....
    10.255.255.254
    Broadcast
    10.1.255.255
    128.3.255.255
    ....
    10.11.255.255
    ....
    10.255.255.255